JawaPos.com – Estudiantes Merida meraih kemenangan unik saat menjamu lawan asal Peru, Alianza Lima, pada ajang Copa Libertadores 2020, Rabu (16/9) waktu setempat. Klub Venezuela itu sempat tertinggal 0-2 dan mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2.

Menariknya, pelatih utama tidak bisa menemaninya secara langsung. Pelatih Martin Brignani, yang berasal dari Argentina, memberikan instruksi dari rumahnya. Brignani memberikan arahan untuk pertandingan dari jarak 8.000 km melalui telepon.

Brignani telah kembali ke Argentina karena pandemi Covid-19. Karena bandara di Venezuela ditutup untuk penerbangan internasional berjadwal, Brignani tidak dapat kembali ke markas klub asuhannya di Merida, Venezuela.

Tak pelak, Brignani pun terpaksa menonton pertandingan klub asuhannya itu di televisi dan berbicara dengan asistennya yang berada di pinggir lapangan lewat WhatsApp dan telepon. Brignani melihat timnya kebobolan dua gol di 10 menit pertama babak kedua. Dia terus memberikan instruksi kepada asistennya melalui WA dan telepon. Akhirnya Estudiantes bangkit dan mencetak tiga gol dan akhirnya mendapatkan kemenangan.

Instruksi substitusi yang diberikan Brignani kepada asistennya membuahkan hasil yang manis. Salah satu pemain pengganti mencetak gol penyeimbang. Kemenangan Estudiantes ditentukan di menit terakhir melalui titik putih.

Kemenangan itu adalah Estudiantes & # 39; pertama di Grup F. Mereka berada di posisi ketiga dengan tiga poin, di belakang Racing dan Nacional. Sedangkan Alianza Lima ada di posisi keempat.

Copa Libertadores, Liga Champions Amerika Selatan, akan dimulai kembali minggu ini. Acara ini sempat dihentikan sementara selama enam bulan akibat pandemi Covid-19. Pertandingan berlangsung diam tanpa penonton.

Baca:  Mbappe ingin pergi, Real, Barca dan dua tim Manchester tertarik