JawaPos.com-Norberto Murara Neto atau yang biasa disapa Neto jelas masuk dalam daftar pemain yang siap dijual Barca pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Barca masih yakin bisa mendapatkan setidaknya EUR 22 juta (Rp 383,7 miliar) jika melepas kiper Brasil berusia 31 tahun itu.

Neto disebut-sebut menjadi incaran klub Liga Inggris, Sheffield United karena Dean Henderson kembali ke Manchester United. Neto baru bergabung dengan Barca pada awal musim ini dari Valencia CF sebagai bagian dari paket pertukaran dengan Jasper Cillessen.

Namun, rencana penjualan Neto berbelit-belit karena kiper Barca Marc-Andre ter Stegen akan absen setidaknya dua bulan setelah menjalani operasi tendon lutut kanan.

Jika Neto hengkang, berarti Barca hanya memiliki kiper dari Barca B. Yakni Inaki Pena atau Arnau Tenas.

  • Baca juga: Tak Gantung, Suarez Minta Kejelasan Nasibnya di Barca

Memainkan portero tanpa pengalaman seperti Pena atau Tenas tentu berisiko bagi Blaugrana, gelar Barca lainnya. Pena yang merupakan penjaga gawang utama Barca di Divisi Segunda memang sudah 16 kali masuk tim utama Barca musim ini. Namun, dia tidak pernah mendapat kesempatan untuk dimainkan.

Di sisi lain, Tenas lebih sering dimainkan oleh Barca B di ajang UEFA Youth League. Pengalaman bersama tim inti Barca ternyata hanya menjadi pelengkap bangku cadangan di tiga jornada di La Liga.

"Jika memilih menjual Neto musim panas ini, berarti Barca mengambil risiko besar untuk posisi penjaga gawang mereka di awal kompetisi musim depan," tulis Barca Blaugranes dalam analisisnya kemarin (23/8).

Barca disebut-sebut ingin mendatangkan penjaga gawang baru jika Neto pergi. Namun, yang diinginkan Barca adalah kiper Ajax Amsterdam, Andre Onana. Meski Barca bisa menggoda Onana karena latar belakangnya sebagai alumnus La Masia, Ajax dipastikan tak ingin kehilangan kiper asal Kamerun dengan harga murah.

Baca:  Barcelona Tidak Memiliki Uang untuk Menebus Depay

Kabar baik untuk Barca. Kembalinya Maarten Stekelenburg ke Ajax usai menghabiskan sembilan musim bersama AS Roma (Serie A), AS Monaco (Ligue 1), hingga Southampton dan Everton (Premier League) membuat Onana khawatir.

Onana disebut tidak nyaman dengan statusnya sebagai penjaga gawang nomor satu Ajax dalam empat musim terakhir.