JawaPos.com-Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengatakan sistem VAR tampaknya "hanya digunakan untuk membuat keputusan yang merugikan Barca".

Koeman mengatakan itu mengacu pada Sergio Ramos & # 39; penalti yang menjadi salah satu penentu kemenangan Real Madrid di El Clasico pertama musim ini.

Federico Valverde membawa Real Madrid unggul pada menit ke-5 berkat umpan Karim Benzema. Tiga menit kemudian, pemain Barcelona berusia 17 tahun Ansu Fati berhasil menyamakan kedudukan usai menerima umpan silang Jordi Alba.

Hal tersebut menjadikan Fati sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah El Clasico.

Ramos mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-63. Gelandang Luka Modric memastikan kemenangan Real dengan gol di menit-menit terakhir.

Titik balik Real Madrid adalah keputusan VAR untuk Ramos & # 39; penalti. Wasit Juan Martinez Munuera awalnya tidak melihat bek Barcelona Clement Lenglet menarik Sergio Ramos & # 39; kemeja. Namun pada akhirnya, wasit memberikan penalti setelah memeriksa insiden tersebut melalui VAR.

Sementara itu, dua permintaan penalti Barca ditolak wasit. Yakni saat Raphael Varane menjatuhkan Lionel Messi. Ada juga kemungkinan bola tangan dari Varane.

"Saya tidak mengerti VAR, saya pikir itu hanya digunakan untuk mengambil keputusan melawan Barca," kata Koeman usai pertandingan seperti dikutip BBC.

“Anda selalu mendapatkan kemeja itu ditarik di area penalti dan saya pikir Ramos melanggar Lenglet lebih dulu. Ada tarikan seragam, tapi tidak cukup untuk membuatnya jatuh. Bagi saya itu bukan penalti, ”kata Koeman lagi.

“Kami telah menjalani lima pertandingan dan (VAR) hanya digunakan melawan Barca. Tidak pernah berjalan sesuai keinginan kami, ”imbuh pelatih asal Belanda itu.“ Keputusan itu berdampak besar pada hasil akhir, karena kami bermain bagus hingga penalti datang, ”kata Komen lagi.

Baca:  Rekor golnya di timnas pun dilewati, Ronaldo memberikan pujian kepada Neymar

Ramos sendiri mengatakan, keputusan wasit untuk memberikan penalti kepada timnya sudah sangat tepat.

“Saya pikir itu adalah penalti yang sangat jelas. Dia meraih jersey saya ketika saya melompat untuk bola dan itu terlihat jelas. "Tidak adil mengkritik wasit karena keputusan yang begitu jelas," kata Ramos.

Tambahan tiga poin membawa Real ke puncak klasemen La Liga dengan 13 poin dari enam pertandingan. Real unggul enam poin dari Barcelona yang berada di urutan ke-12.