JawaPos.com-Komposisi semifinal Liga Champions 2019–2020 terlihat tidak biasa, tetapi menarik. Untuk kali pertama dalam 24 tahun, tidak ada klub Inggris dan Spanyol di empat besar. Digantikan oleh wakil dari Jerman dan Prancis yang mengirimkan masing-masing dua klub.

Persaingan Bundesliga versus Ligue 1 tecermin seiring RB Leipzig yang menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dini hari nanti (19/8). Disusul Olympique Lyon (OL) kontra Bayern Muenchen sehari kemudian (20/8).

Itu berarti final di Estadio da Luz akhir pekan nanti (24/8) bisa menjadi Bundesliga versus Ligue 1 kembali atau malah final klub senegara.

Apa pun hasilnya, rivalitas baru telah tercipta. Dalam histori Liga Champions, sudah ada tujuh final senegara dan baru sekali tercipta sesama klub Jerman. Yakni, Der Klassiker atau Bayern versus Borussia Dortmund pada 2012–2013. Lainnya adalah wakil Spanyol (3 kali), Inggris (2 kali), dan Italia sekali.

”Jika Bayern bertemu dengan RB Leipzig, itu adalah rivalitas baru bagi mereka di Eropa. Meski, sudah dua musim terakhir mereka juga bersaing di Bundesliga,” tulis laman resmi Bundesliga.

Begitu juga jika sesama klub Prancis, PSG dan OL, berhadapan di final. Meski terlibat duel dalam Coupe de France pada 1 Agustus lalu, rivalitas PSG dan OL tidak sebesar Le Classique (PSG versus Olympique Marseille atau OM) atau Choq de Olympiques (OL kontra OM).

Mengacu bursa dan di atas kertas, PSG kontra Bayern lebih difavoritkan. Duel mereka bakal menarik karena masing-masing memburu treble winners musim ini.

PSG sudah menyapu bersih semua gelar di Prancis (Ligue 1, Trophee des Champions, Coupe de la Ligue, dan Coupe de France). Begitu pula Bayern yang berjaya di Bundesliga dan DFB-Pokal.

Baca:  Covid-19 Mengganggu Persiapan Sejumlah Klub Serie A untuk Musim Baru

”Menghadapi Bayern dan mengalahkannya akan sangat berarti bagi saya,” ujar bek kiri PSG Juan Bernat yang empat musim membela Bayern (2014–2018) seperti dilansir Canal+.