JawaPos.com-Hal yang paling sulit dilakukan di bursa transfer adalah melepas pemain senior yang memiliki gaji tinggi. Tanyakan saja kepada Arsenal maupun Juventus. Meski secara tersirat tak lagi dibutuhkan, Mesut Oezil (Arsenal) maupun Sami Khedira (Juventus) tetap bertahan musim ini.

Oezil masih menjalani musim kedelapan bersama The Gunners meski pemilik nomor 10 itu sejatinya tak lagi masuk rencana manajer Mikel Arteta. Belum sekali pun gelandang Jerman berdarah Turki itu bermain meski Arsenal sudah enam kali berlaga pada musim ini di tiga ajang yang berbeda.

Arsenal makin dibuat geram dengan keberadaan Oezil karena gaji pemain yang per 15 Oktober nanti genap 32 tahun itu adalah yang tertinggi atau GBP 350 ribu (Rp 6,7 miliar) per pekan. Kondisi tersebut membuat Arsenal sulit mendatangkan gelandang Olympique Lyon Houssem Aouar maupun gelandang Atletico Madrid Thomas Partey.

”Selama Arsenal tak bisa mengurangi beban gaji di skuad yang ada sekarang, sulit bagi mereka mendapatkan rekrutan baru,” tulis Football London.

The Gunners memang sulit mencarikan klub baru untuk Oezil. Daily Mail melansir, Fenerbahce sebagai klub terakhir yang menghubungi Oezil merasa keberatan harus memberikan gaji mantan pemain Real Madrid itu sama dengan gajinya di Arsenal saat ini.

Situasi Khedira di Juve mirip dengan Oezil. Namun, berbeda dengan Blaise Matuidi dan Gonzalo Higuain yang sukses ”ditendang”, Juve kehabisan waktu melepas Khedira musim panas ini.

Gara-garanya, gelandang 33 tahun itu tidak mau menerima gaji lebih rendah daripada yang diterimanya di Juve saat ini. Yakni, EUR 214 ribu (Rp 3,7 miliar) per pekan.

Baca:  Bingung dengan Lewandowski, gelandang Bayern dilepas ke Leeds?