JawaPos.com – Junior Firpo mungkin lebih baik mematikan perangkat di pagi hari dalam beberapa hari ke depan. Jika tidak, bek kiri FC Barcelona itu akan mendapat perlakuan yang sama seperti keempat rekannya.

Yakni di telepon entrenador Barca baru Ronald Koeman, yang isinya soal jasa yang sudah tidak dibutuhkan lagi di tim alias diminta hengkang.

Teror pagi Koemanian telah menelan empat korban. Striker Luis Suarez, duet lini tengah Arturo Vidal dan Ivan Rakitic dan bek tengah Samuel Umtiti. Suarez; seperti dilansir surat kabar terbitan Barcelona, ​​Sport; malah menerima perlakuan ironis.

Striker berusia 33 tahun berjuluk El Pistolero itu diminta hengkang oleh Koeman dalam percakapan yang hanya berlangsung 1 menit!

  • Baca juga: Kecewa Dengan Kata-Kata Koeman, Messi Putuskan Tinggalkan Barcelona

"Untuk pemain yang telah membela Barca selama enam tahun, menang tiga kali lipat di musim pertamanya (2014-2015, Red), dan mencetak hampir 200 gol (198 gol dalam 283 penampilan, Red), perlakuan (Koeman) sangat brutal, "tulis Sport.

Meski masih menyisakan kontrak hingga 30 Juni 2021, Presiden Barca Josep Maria Bartomeu disebut tak keberatan memutuskan kontrak Suarez lebih awal. Hal itu dilakukan untuk memudahkan penyerang Uruguay berusia 33 tahun itu mencari klub baru.

Striker Barcelona Luis Suarez tiba di hotel setelah kalah dari Bayern Munich di perempat final Liga Champions 2020 (Lluis Gene / AFP)

Pasalnya, dengan gaji EUR 450 ribu (Rp 7,85 miliar) per minggu, akan sulit bagi kebanyakan klub untuk meminangnya.

Media Argentina dan Spanyol pun menyatakan bahwa salah satu alasan Lionel Messi ingin hengkang adalah karena panggilan Koeman. Dia memberi tahu Messi bahwa hak istimewanya sudah berakhir.

Cara Koeman menyebut pemain yang akan dia tendang mengingatkan kita pada cara Antonio Conte menyingkirkan striker Diego Costa di Chelsea pada musim panas 2017. Padahal, di musim sebelumnya, Costa menjadi andalan Conte, yang menjalani musim pertamanya. dengan Chelsea.

Baca:  Suarez, pencetak gol pertama Atletico dan debut assistnya di abad ke-21

"Saya lebih suka berkomunikasi langsung dengan pemain saya. Itu bisa membangun kimia mana yang bagus di antara kami, ”ucap Koeman kepada Mundo Deportivo terkait gaya manajerialnya saat diperkenalkan di Camp Nou pekan lalu (20/8).

Pernyataan Koeman tidak selaras dengan kesaksian Gerard Deulofeu.
Striker yang saat ini membela Watford FC pernah diperlakukan "dingin" oleh Koeman saat bersama-sama di Everton pada 2016-2017.

“Selama enam bulan, dia cuekin saya. Itulah alasan saya pergi ke AC Milan (pada bursa transfer Januari 2017, Red),” ucap alumnus La Masia yang membela tim utama Barca selama dua musim (2011-2012 itu). dan 2012-2013) ke Marca.